Rabu, 12 Desember 2012

Batagor Riri - Batagor Bandung Yang Perlu Dicoba


Bandung - Sebagaimana tulisan terdahulu tentang kuliner Batagor Abuy yang sudah pernah dicoba oleh penulis, kali ini kembali penulis mencoba salah satu kuliner Bandung yang terkenal yaitu Batagor Riri.

Berdasarkan cerita yang beredar, disebutkan bahwa Batagor sebenarnya adalah kuliner yang diciptakan oleh resto batagor Riri. Namun kebenarannya masih belum dapat dipastikan.
Namun memang saat ini batagor Riri adalah merupakan batagor yang cukup terkenal di Bandung yang konon disebutkan sebagai kuliner yang layak untuk dicoba.

Kuliner Batagor Riri ini telah mulai diperkenalkan ke masyarakat Bandung sejak tahun 1985. Hal ini sesuai yang mereka cantumkan pada papan nama Resto Batagor Riri. Resto Batagor Riri ini terletak di Jl. Burangrang No. 41 Bandung (depan BCA). Nomor telepon yang dapat dihubungi adalah +62 (022) 7303349 dan nomor telepon seluler +62 813 22033349 serta +62 (022) 7030 3349. Batagor Riri juga memiliki situs dengan alamat www.batagor.com. Namun ketika penulis mencoba mengakses situs ini, ternyata situsnya tidak dapat dibuka.

Harga sepotong batagor Riri adalah Rp 8.000 dan bagi pembeli yang akan menjadikannya sebagai oleh-oleh, maka akan dikemas dalam keranjang yang terbuat dari anyaman bambu (besek).

Dari segi rasa, memang batagor Riri ini cukup lezat. Rasa ikannya yang sangat terasa dan menurut penulis ikan yang digunakan sebagai bahan untuk membuat batagor ini juga dipilih ikan yang segar sehingga membuat rasa batagornya menjadi lezat dan tidak bau amis. Menurut penulis, rasa batagor Riri ini sebanding dengan batagor Abuy yang sebelumnya juga sudah pernah penulis coba.

Penulis merekomendasikan kuliner yang satu ini layak untuk dicoba.

Rabu, 28 November 2012

anak kantoran

terlintas dalam pikiran gue itu kalo jadi anak kantoran itu wangi kerjanya di AC pegang laptop, esmud banget lah ya kayak orang yang lalu lalang di daerah sudirman.

dan saat ini bisa dibilang gue lagi mengalami fase itu "anak kantoran"
tentu ga gampang jadi anak kantoran sebelumnya kita harus melalui fase fase sebagai anak dalam bentuk lain...hahaha...pertama dari lahir kita ditakdirkan jadi anak ibu bapak kita dilanjut kegiatan kita dari lahir adalah jadi anak rumahan, trus setelah kita beranjak besar dikit jadilah kita anak sekolahan, lama setelah itu dari TK sampe SMA lanjutlah kita jadi anak kuliahan, dari anak kuliahan ini setelah kita lulus diwisuda barulah kita masuk ke fase anak kantoran...yeyeeyyy uyee uyee

sekarang gue udah di fase anak kantoran dan i think ini adalah fase kehidupan yang agak sulit buat gue melalui masa transisinya. gw harus bangun pagi jam 5 yang biasanya setelah sholat gue tidur lagi dan sekarang gue harus ketemu air trus mandi (gue benci air disubuh hari) dan akhirnya baru 3 hari kerja dari tanggal 26 november 2012, udah ga mandi ke kantor sebanyak 2 kali...hoooahhmm...banyak hal yang berubah... gue udah ga bisa bergaya bebas lagi, ga bisa jalan jalan di hari senin-jumat dan pulang kerumah pun udah 2 hari ini ga ketemu matahari...    

i miss my leyeh leyeh activity...
kerja kantoran ini sungguh sangat menyenangkan, hari pertama kerja udah diajak ngurusin training internasional gitu di hotel aryaduta, nah apa yang gue temui sodara sodara...??! gue ketemu bule, dan dari berangkat tuh perasaan memang udah ga enak sebenernya, dan bener apa kata gue...bule itu bule swedia dia pengajar di training yg gue pegang nah gue sebagai salah satu anak les lulusan kampung inggris yang di kediri itu tentu harus dan wajib ga boleh malu-maluin dalam hal bahasa inggris. 

pertama gue coba buat dengerin dia disaat sesi obrolan santai, ngerti dikit, dia ngejokes tentang pengalaman dia nginep di mesir deket sungai nil, nah loh lama kalamaan kedengeran kata-kata yang aneh makin dan gue ga bisa ketawa lagi, dan akhirnya sepanjang ngobrol sama itu bule gue cuma nangkep 60 persen cerita dia, aduh ga seketika ilmu inggris gw ilang setelah liat tuh bule soalnya ini first time gw ngobrol sama real bule, waktu ngobrol sama dia gw berusaha untuk selalu senyum, nah dia pikir mungkin gw ngerti kali yaa, padahal ga ngerti-ngerti banget...yaaa intinya gw mungkin ga terlalu malu-maluin banget keliatan cool...

oiya tips buat yang baru kerja kantoran dan nemuin bule langsung sama kayak nasib gue, jangan lupakan 3 hal berikut :
  1. bawalah senior kantor anda, karena mereka pastinya lebih berpengalaman dan kalo senior anda mengeluarkan sinyal untuk meninggalkan anda sendirian dengan si bule langsung lambaikan tangan ke kamera terdekat #lohh
  2. bawalah kemampuan bahasa inggris anda dan pita suara anda, nah urgent banget nih, kadang entah kenapa kalo bule ngomong apalagi untuk yang baru pertama kali menghadapi bule, kita ngerti maksudnya but kita ga bisa ngebales apa yg dia omongin.
  3. kalo keadaan mendesak dan ga ngerti apa yang dia bilang, siapkan leher anda untuk manggut-manggut pertanda ngerti dan senyum yang lebar, dan ketika dia mulai ngomong dengan nada lucu segera ketawa, karena bule itu hobby banget ngejokes...hehehehehe
pada intinya selama 4 hari ini jadi anak kantoran banyak yang bisa gue ambil hikmahnya dibalik semua ini, hahahaha
gw banyak belajar, pada awalnya gue sedih banget kerja ngurusin training begini, ngurusin training internasional yang berhubungan dengan bidang gue waktu kuliah yaitu ke-elektroan, ngeliatin bule itu nerangin bla bla bla dan sedih mau nangis, gue bukan jadi peserta trainingnya, kan pengeen juga dapet ilmunya..hehehe... maybe next time i must try to be participants.

but karena rekan kerja juga sangat baik hati, dia ngajarin gue ini itu about tugas-tugas kantor nantinya. jadinya gue pun ga ngerasa di tinggal. seneng banget punya rekan kerja kayak mereka. :D

trus dapet support tentang kerjaan dari mana-mana kayak orang rumah, temen-temen, dosen, rekan kerja, wahhh makin semangat kerja jadinya. 
ya walaupun kerjaan gue ga elektro elektro amat tapi seenggaknya gw bisa belajar materi training-training itu yang berbau elektro, gue diajarin cara menghadapi orang, cara public speaking, marketing, dan banyak ilmu wowow lainnya...

nah ini mungkin salah satu jalannya dapetin apa yang menjadi impian gue yaaa

amin

"everything is from learning by doing"

Rabu, 10 Oktober 2012

Toge Goreng Kuliner Khas Bogor

Depok - Salah satu kuliner khas Kota Bogor yang unik dan cukup lezat adalah tauge (toge) goreng. Janganlah Anda berfikir bahwa yang namanya tauge goreng cara memasaknya adalah dengan digoreng. Sebenarnya tauge goreng ini diolah dengan cara merebus semua bahan makanannya yang terdiri dari tauge (kecambah), oncom, dan mie kuning. Semua bahan ini direbus dalam sebuah penggorengan (wajan/kuali) datar kecil yang berisi air. Mungkin karena proses memasaknya yang dilakukan di dalam wajan, dan diaduk-aduk dengan sebuah alat seperti sodet dari kayu sehingga menyerupai proses menggoreng, akibatnya kuliner ini disebut sebagai toge goreng.

Toge goreng yang bahan dasarnya dari tauge dan dicampur dengan ketupat, oncom dan mie kuning serta disiram dengan kuah yang terbuat dari tauco dan oncom yang dimasak dengan bumbu bawang merah, cabai merah dan kecap.

Beberapa lokasi yang menjajakan kuliner toge goreng yang cukup terkenal di kota Bogor antara lain adalah di Pasar Anyar dan di Jl. Suryakencana. Namun kali ini penulis tidak akan menceritakan kuliner yang ada di kota Bogor ini. Kali ini penulis menikmati toge goreng yang dijajakan oleh penjual keliling yang penulis temukan di Kota Depok, Jawa Barat, tepatnya di Perumahan Ampel, Jalan Ampel Raya, Depok Timur.

Penjual toge goreng, yang berasal dari daerah Darmaga, Bogor, ini menjajakan dagangannya berkeliling di sekitar daerah Depok Timur dan selalu singgah ke Perumahan Ampel ini. Awalnya secara iseng penulis mencoba toge goreng ini. Ternyata lumayan enak juga. Kuah tauconya lumayan pas bumbu dan rasanya. Rasanya tidak kalah dengan toge goreng yang dijual di tempat kuliner yang terkenal di Bogor. Bagi yang suka dengan pedas, dapat menambahkan sambal yang menggunakan cabe rawit hijau.

Seporsi toge goreng dibandrol dengan harga Rp 7.000 menurut penulis cukup sebanding dengan rasanya dan juga tidak perlu jauh-jauh harus ke Kota Bogor untuk menikmati toge goreng.

Jumat, 07 September 2012

Chai Kue, Kuliner Ringan Dari Pontianak

PONTIANAK - Pontianak adalah merupakan kota dengan pusat beragam jenis kuliner yang lezat. Umumnya kuliner di kota Pontianak ini adalah kuliner yang mengandung babi. Namun banyak juga makanan yang tidak mengandung babi. Salah satunya adalah Chai Kue (walaupun ada beberapa pembuat chai kue yang mungkin menambahkan minyak babi saat membuat adonannya, walaupun sebenarnya adonan yang enak itu harus dibuat dengan campuran minyak sayur). Chai kue berasal dari kata: "chai" yang artinya adalah sayur dan "kue" yaitu kue, sering juga dikenal sebagai "Choi Pan". Chai kue memang merupakan sejenis kue yang isinya adalah sayuran dan dimasak dengan cara dikukus. Chai kue memiliki beberapa variasi isi, ada yang isi bengkoang, talas yang dicampur dengan sedikit ebi halus, rebung dan kucai. Sedangkan kue atau adonan kulit pembungkusnya terbuat dari tepung beras dan dicampur dengan sedikit tepung sagu/tapioka.

Sebenarnya chai kue ini merupakan kuliner yang dapat kita jumpai hampir di semua pelosok kota Pontianak. Chai kue ini ada yang dijajakan secara berkeliling oleh penjualnya, dijajakan di kaki lima, dijual di pasar, hingga yang dijual di cafe, rumah makan atau restoran. Chai kue mirip dengan menu makanan dim sum dan merupakan makanan selingan yang tidak terlalu mengenyangkan.

Penulis baru saja mendapatkan oleh-oleh dari keluarga penulis yang baru pulang ke Pontianak. Salah satu oleh-oleh yang didapatkan oleh penulis adalah sebungkus chai kue yang terdiri dari 18 potong chai kue dan isinya terdiri dari 3 jenis, yaitu chai kue dengan isi bengkoang, isi talas campur ebi halus dan isi kucai. Tekstur kulit yang menjadi pembungkus dari isinya yang lembut sungguh nikmat ditambah dengan isinya yang hanya sayuran membuat penikmat chai kue ini akan terus melahap makanannya ini. Apalagi ukuran chai kue yang kecil dan dengan satu suap saja sudah dapat dilahap, sehingga kita dapat saja makan hingga 10 potong chai kue tanpa merasa kenyang.

Menurut informasi yang diperoleh, harga sepotong chai kue ini relatif antara Rp 800 hingga Rp 1.000 per potongnya. Dan tempat penjual chai kue yang terkenal adalah di Jalan Siam (sebelumnya berjualan di Jl. Gajah Mada).

Senin, 27 Agustus 2012

Berburu Keripik Singkong Super Pedas Maicih

Jakarta - Keripik singkong merupakan kuliner cemilan sehari-hari yang sangat mudah kita temui di mana saja di seluruh daerah di Indonesia. Keripik singkong ini merupakan cemilan yang sangat digemari oleh siapa saja, sehingga muncul berbagai macam bentuk dan sajiannya. Mulai dari keripik sanjai yang berasal dari Padang yang sangat dikenal ciri khas kepedasannya, hingga keripik yang sudah diproduksi oleh pabrikan yang dikemas dalam kemasan makanan dalam bentuk snack.

Salah satu produsen keripik singkong yang melihat potensi pasar ini adalah Keripik Singkong Maicih. Penulis tertarik dengan keripik Singkong Maicih ini karena adanya beberapa keunikan dari produk ini. Antara lain adalah rasanya yang sangat pedas, serta cara pemasarannya yang unik.

Keripik singkong Maicih diberi motto “for icihers with love” pertama kali dikembangkan oleh seorang pemuda bernama Reza Nurhilman yang biasa dipanggil “AXL” pada tanggal 29 Juni 2010. Nama Maicih ini terinspirasi dari dompet kecil berisi receh yang kerap kali disebut sebagai dompet icih oleh sang bunda. Saat ini keripik singkong Maicih ini sudah diproduksi secara profesional melalui perusahaannya PT Maicih Inti Sinergi yang berlokasi di Bandung. Keripik singkong dengan potongan/irisan tipis dan kecil-kecil serta dicampur dengan bumbu yang terdiri dari cabe rawit kering, bubuk bawang putih, bubuk bawang merah, penyedap rasa, garam, daun jeruk dan minyak nabati yang dikemas dalam kemasan dan dilabeli dengan nama Maicih.

Keripik singkong Maicih ini terdiri dari beberapa level pedas, yaitu level 03, level 05, dan level 10 (yang paling pedas). Penulis mencoba keripik dengan tingkat kepedasan level 05, rasa pedasnya luar biasa. Begitu di mulut langsung terasa panas dan pedas. Mungkin bagi Anda yang pecinta rasa pedas, keripik dengan level 05 ini belum cukup pedas, tapi bagi penulis yang kuat untuk makan pedas, keripik singkong level 05 ini sudah terasa sangat luar biasa pedasnya. Bagi Anda yang ingin mencoba keripik yang paling pedas, boleh dicoba yang level 10 (dan apabila berkenan boleh sharing pendapat Anda mengenai tingkat kepedasannya di comment di bawah ini).

Hati-hati bagi Anda yang tidak tahan pedas, jika masih nekat untuk mencoba keripik ini, mungkin akan mengalami sakit perut akibat kepedasan karena hal ini telah dirasakan oleh beberapa rekan penulis.

Sebenarnya menurut penulis, keripik singkong Maicih tidaklah terlalu istimewa karena bentuk dan cita rasa sama seperti keripik singkong yang lain yang dijual dalam bentuk snack bungkusan dengan keripik yang kering (tidak sama seperti keripik sanjai dari Padang yang masih basah karena dilumuri dengan minyak cabe). Namun yang menjadikan keripik singkong Maicih ini istimewa adalah rasa pedasnya yang luar biasa. Selain pedas juga terasa panas karena bumbu yang digunakan adalah bubuk cabe rawit.

Dan yang uniknya lagi, bagi Anda yang ingin mencoba keripik singkong Maicih ini, Anda perlu berjuang untuk berburu kuliner yang satu ini. Karena keripik singkong Maicih ini dijajakan di mobil dan lokasinya berpindah-pindah yang diberi istilah “gentayangan”. Satu-satunya cara yang dapat membantu untuk mengetahui lokasi penjualan keripik singkong Maicih adalah dengan mengakses situsnya www.maicih.co.id atau dengan mem-follow twitternya @infomaicih. Ini merupakan salah satu trik marketing model baru yang dilakukan oleh produsen Keripik Maicih. Penulis menemukan lokasi yang menjadi tempat berjualan Keripik Maicih ini adalah Universitas Moestopo (Beragama), Senayan. Namun bagi Anda yang ingin berburu keripik Maicih ini, agar mencari informasinya di twitter resmi Maicih tersebut.

Sebungkus keripik Maicih dengan berat bersih 180gr dibandrol dengan harga Rp 15.000 (untuk level 03 dan level 05) serta harga Rp 18.000 (untuk level 10).

Selain keripik singkong, juga dijual produk lainnya seperti kerupuk seblak, kerupuk gurilem dan basreng (baso goreng). Namun produk lainnya ini kurang diminati seperti halnya keripik singkong.

Minggu, 19 Agustus 2012

Restoran Seafood di Cibubur Yang Tetap Buka Saat Lebaran

Cibubur - Bagi sebagian orang saat Lebaran adalah saat yang paling repot untuk mengurus rumah tangga, mulai dari mencuci pakaian, menyetrika pakaian, menyapu dan mengepel, mencuci piring sampai dengan memasak. Hal ini disebabkan karena pembantu rumah tangga yang telah mudik. Akibatnya mereka ini akan mencari alternatif yang dapat memudahkan. Misalkan untuk makan, mereka akan mencoba untuk makan di luar seperti di rumah makan atau restoran.

Namun tidaklah mudah bagi kita untuk dapat menemukan restoran atau rumah makan yang buka pada saat Lebaran, apalagi pada hari pertama Lebaran. Hal inilah yang dialami penulis pada saat Libur Lebaran kali ini. Kemarin saat Lebaran hari pertama, penulis bersama dengan sanak saudara yang akan makan siang mengalami kesulitan untuk mencari restoran atau rumah makan yang buka sepanjang jalan Alternatif Cibubur, mulai dari tempat wisata Taman Buah Mekarsari hingga menjelang Pintu Tol Cibubur. Padahal sepanjang jalan Alternatif Cibubur ini dikenal dengan banyaknya lokasi kuliner yang menjajakan beraneka ragam menu masakan. Hampir putus asa kami mencari apalagi saat itu adalah jam makan siang dan kami semua sudah kelaparan.

Beruntung setelah sekian lama kami mencari, akhirnya kami menemukan sebuah restoran Seafood yang buka. Restoran ini adalah Restoran Seafood Taman Laut yang berlokasi di seberang perumahan Raffles Hills. Rupanya menurut pemiliknya, mereka baru saja buka, karena malam sebelumnya mereka buka hingga pukul 00.00. Mereka tidak pernah tutup ketika hari libur Lebaran.

Restoran ini terdiri dari 2 bagian ruangan, yaitu bagian ruang ber-AC dan ruangan yang tidak ber-AC.

Kami pun memesan menu-menu yang tersedia. Ada ikan bakar kuwe dengan harga Rp 15.000 per onns, kerang dara rebus dengan harga Rp 12.000 per porsi, udang pancet bakar dengan harga Rp 15.000 per ons, toge goreng polos dengan harga Rp 10.000 per porsi, toge goreng ikan asin (dicampur ikan teri) dengan harga Rp 20.000, sapo tahu seafood, buncis cah.

Menu ikan bakar kuwenya cukup lezat. Dengan rasa dan bumbu yang pas serta cara membakar yang cukup merata membuat ikan bakar kuwe ini sangat mantap rasanya dan tidak amis. Ikannya cukup segar. Saat kita akan memesan ikan ini, kita dapat memilih ikan, ikan yang masih hidup yang dipajang di akuarium pada bagian depan restoran ini.

Namun sayangnya untuk menu kerang dara rebus, rebusannya terlalu matang yang mengakibatnya daging kerangnya menjadi menciut dan alot. Penulis menduga bahwa hal ini disebabkan karena saat Lebaran, bahan baku kerang yang sulit diperoleh sehingga mereka membeli banyak dan sebelumnya telah direbus dahulu. Ketika ada yang memesan, maka disiram air panas lagi. Hal inilah yang menyebabkan kerang dara ini terasa kurang segar dan alot.

Udang pancet bakarnya juga cukup lezat. Penulis menilai bahwa menu seafood bakar di restoran ini memang ukup istimewa.

Restoran Taman Laut ini beralamat di:
Jl. Alternatif Cibubur KM 1,2 Cibubur, Jawa Barat (tepat di seberang perumahan Raffles Hills)
Telp. +62 021 84303311
Faks. +62 021 84303322

Rupanya restoran Taman Laut ini juga buka di:
Jl. Pajajaran No. 50A
Bogor, Jawa Barat
Telp. +62 0251 8336623
Faks. +62 0251 8350854

Jumat, 10 Agustus 2012

Nasi Bakar di d'Palm Resto, Cisalak

DEPOK - Ada banyak restoran dan rumah makan yang berada di Cisalak, Depok, Jawa Barat. Namun selama ini penulis belum pernah menemukan salah satu restoran di Cisalak ini yang memiliki sajian khas yang enak. Mungkin satu-satunya rumah makan di Cisalak yang sempat menjadi restoran paling terkenal hingga ke Jakarta adalah Rumah Makan Tape Uli Cisalak. Rumah Makan Tape Uli Cisalak ini sempat menjadi salah satu restoran favorit dan terkenal di era tahun 1970-an sampai dengan tahun 1980-an. Namun setelah itu, nama besar rumah makan ini semakin memudar setelah dibukanya jalan tol Jagorawi sehingga akses utama orang Jakarta ke Bogor tidak lagi melalui Jalan Raya Bogor melainkan langsung melalui jalan tol Jagorawi.

Belum lama ini, penulis secara tidak sengaja mencoba di sebuah restoran di Cisalak yang buka belum terlalu lama dan menemukan bahwa ada salah satu menunya yang lumayan untuk dicoba. Rumah Makan ini adalah d'Palm Resto ini beralamat di Jalan Raya Bogor KM 31 (tidak jauh dari Simpangan Jl. Radar Auri), Cisalak, Depok.


Terlihat bahwa rumah makan ini sepi. Mungkin karena rumah makan ini baru buka belum terlalu lama sehingga masih belum diketahui banyak orang.

Karena sudah lapar, maka penulis segera memesan nasi bakar. Sambil menunggu nasi bakar, penulis juga memesan tahu telor. Tahu telor yang disajikan ini mengingatkan penulis dengan makanan khas Palembang, yaitu lenggang, dengan tahu yang digoreng dengan telor yang dikocok serta ditaburi dengan potongan mentimun, tauge, kacang goreng, irisan cabe merah, irisan bawang merah dan bawang putih yang disiram dengan kuah yang mirip dengan pempek. Rasanya tidak mengecewakan walaupun tidak terlalu istimewa.

Menu yang menurut penulis cukup lezat adalah nasi bakar. Nasi bakar yang dibakar dengan bumbu yang cukup lezat dan gurih membuat nasi bakar ini sangat istimewa rasanya dan agak asin karena diberi potongan kecil ikan asing. Penulis menyukai nasi bakar yang disajikan di tempat ini.

Harga seporsi Nasi Bakar paket lengkap (terdiri dari nasi bakar yang dibungkus dengan daun pisang, sepotong ayam goreng atau ayam bakar (bisa dipilih), 2 potong tahu dan sepotong tempe goreng, lalapan) adalah Rp 25.000 (sedangkan untuk nasi bakar saja harga seporsi nasi bakar saja adalah Rp 17.000). Tahu Telor harganya adalah Rp 12.000 per porsi. Dengan minuman teh tawar seharga Rp 3.000 per gelas.

Restoran d'Palm Resto ini beralamat di Jalan Raya Bogor KM 31 (tidak jauh dari Simpangan Jl. Radar Auri), Cisalak, Depok. Nomor telepon +62 21 87707335.

Penulis merekomendasikan kepada pembaca yang mengunjungi tempat ini untuk mencoba menu nasi bakarnya.

Update:
Pada tanggal 31 Mei 2015 penulis kembali memesan menu nasi bakar komplit di Restoran d'Palm Resto ini. Saat ini harga 1 paket nasi bakar komplit adalah seharga Rp 29.000. Sedangkan jika nasi bakar saja (tanpa ayam, tahu dan tempe) harganya adalah Rp 16.000.

Selasa, 17 Juli 2012

Soto Jakarta Pak Haji Yus Yang Lezat

Jakarta Pusat – Makan siang di mana Anda hari ini? Mungkin Anda sudah bosan dengan sajian makanan fast food yang selalu disantap setiap hari dan saat ini ingin menikmati kuliner khas daerah. Sehubungan dengan baru saja perayaan hari ulang tahun Kota Jakarta, berikut adalah ulasan mengenai salah satu kuliner khas Jakarta yaitu Soto Betawi atau Soto Jakarta yang mungkin dapat menjadi alternatif para Pembaca Berburu Kuliner untuk menemukan ide kuliner hari ini. Salah satu keunikan dan yang membedakan antara Soto Jakarta dengan soto di daerah lainnya, adalah soto Jakarta dimasak dengan campuran susu. Sehingga membuat kuah soto Jakarta ini berwarna putih susu.

Saat ini dengan mudahnya kita menemukan rumah makan atau restoran yang menyajikan menu soto Jakarta. Baik itu sebagai menu utama maupun menu tambahan di rumah makan yang bersangkutan. Walau demikian sangat sulit bagi penulis untuk dapat menjumpai rumah makan yang menyajikan soto Jakarta yang lezat dan enak. Hingga saat ini baru beberapa lokasi kuliner Soto Jakarta yang ditemui oleh penulis yang menyajikan soto Jakarta yang lezat, salah satunya adalah Soto Jakarta “Pak H. Yus” yang baru ditemui penulis kemarin siang.

Rumah Makan Soto Jakarta “Pak H. Yus” ini berlokasi di Jalan Cut Nyak Dien, Jakarta Pusat. Lokasi rumah makan ini terletak tepat di bawah jembatan yang di atasnya adalah rel kereta api. Jadi ketika kita sedang menikmati Soto Jakarta di tempat ini, sering kita akan mendengar suara bising kereta api yang lewat di atas kita. Walaupun berada di di bawah kolong jembatan, namun lokasi rumah makan ini tidaklah kumuh. Tempatnya tertata dengan rapi juga ada lokasi parkir yang cukup luas dan nyaman. Meja-meja makan juga tertata cukup rapi dan bersih. Kabarnya dulu Rumah Makan Soto Jakarta Pak H. Yus ini terletak di Jl. Teuku Umar yang letaknya tidak jauh dari lokasi saat ini, sehingga orang mungkin lebih mengenal Rumah Makan ini dengan sebutan Soto Jakarta Teuku Umar. Soto Jakarta Pak H. Yus ini telah berdiri sejak tahun 1973. Pada saat ini Pak H. Yus sebagai pendiri rumah makan ini masih sering datang ke lokasi kuliner ini untuk mensupervisi para anak buahnya dalam mengolah dan menyajikan Soto Jakarta ini. Kebetulan pada saat penulis mengunjungi Rumah Makan ini, Pak H.M. Y. Yus Moeloes (atau dipanggil Pak H. Yus, pemilik rumah makan ini) tampak sedang duduk mengawasi kokinya yang sedang mengolah hidangan Soto Jakarta.

Soto Jakarta Pak H. Yus ini memiliki berbagai aneka pilihan isinya, antara lain: daging sapi, kikil, tulang muda, daging kepala, lidah, paru iso, babat, ginjal dan jantung. Untuk menghindari kolesterol tinggi, maka penulis mencoba memesan soto dengan isi daging sapi.

Penulis menilai rasa soto Jakarta Pak H. Yus ini cukup lezat. Kuahnya dengan campuran bumbu dan susu yang cukup seimbang sehingga membuat rasanya sangat pas dan nikmat. Daging sapinya adalah daging merah tanpa ada campuran bagian lemak atau urat sehingga cukup puas menikmatinya. Yang terutama adalah kuah sotonya, campuran bumbu sangat pas sehingga rasanya benar-benar mantap.

Dari sisi harga, memang Soto Jakarta Pak H. Yus ini cukup mahal. Seporsi Soto Daging dihargai sebesar Rp 32.000. Walaupun harganya yang cukup mahal, namun menurut penulis hal ini sebanding dengan rasa yang diberikan oleh Soto Jakarta Pak H. Yus ini.

Alamat:
Soto Jakarta “Pak H. Yus”
Jl. Cut Nyak Dien, Jakarta Pusat
Telepon: +62 021-96980278
Jam buka: 08.30 s.d. 16.00 WIB

Penilaian:
Rasa dan kelezatan: cukup lezat
Harga: cukup mahal

Update tanggal 29 Juli 2015
Saat ini Soto Jakarta Pak H. Yus ini sudah pindah ke alamat baru di Jl. Minangkabau No. 40, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan (daerah Manggarai). karena lokasi lamanya telah digusur oleh PT KAI. Menampati lokasi yang lebih luas dibandingkan dengan sebelumnya dan tempat yang lebih nyaman dan bersih. Tempat parkirnya di belakang rumah makan ini juga cukup luas. Penulis kembali menikmati kuliner Soto Jakarta dengan isi daging dicampur dengan kikil, dan kelezatannya tetap seperti waktu pertama kali penulis mencicipinya.

Alamat baru:
Soto Jakarta “Pak H. Yus”
Jl. Minangkabau No. 40, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan - 12970
Telepon: +62 021-8294474 atau +62 878 78353297

Minggu, 01 Juli 2012

olah raga

saya kalo denger kata olah raga ini bener-bener semangat, semangat mengecilkan perut sama paha...

saya winda ungguliana

saya suka sekali sama yang namanya olahraga, dari saya TK kalo yang namanya pelajaran olahraga paling semangat karena pelajaran olah raga itu yang paling beda dari yang lain, kita bisa lari-larian di lapangan terbuka, kalo pelajaran yang lain kan di dalam ruamgan jadinya kurang seru.

semakin saya dewasa waktu olah raga saya semakin berkurang, terakhir saya masih ingat saya rutin berolahraga ketika saya akan mulai mendaftar ke sebuah institusi negara itu looh, tapi berhubung ALLAH tidak mengijinkan akhirnya saya gagal masuk ke institusi itu dan otomatis kegiatan olah raga saya pun saya hentikan karena menurut saya sudah tidak ada gunanya lagi.

sekarang setelah lama tidak berolahraga saya merasakan dampaknya, badan saya tidak se kencang dulu, kalo di cubit pasti lembek, makanya sekarang saya mulai rutin berolah raga lagi, dan saya pilih jogging sore di lapangan ahmad yani tangerang setiap hari sabtu.

habis jogging sore :)

benar saja setelah sekian lama tidak jogging pertama-tama saya pas lari-lari badan itu rasanya gatel bangetttt, crekit crekit, kata adek saya itu karena lemak yang di dalem badan hancur, wah keren dong yaa berarti, saya jadi makin semangat.

memang olah raga itu banyak manfaatnya lho, setelah olah raga 1 jam saya merasa segar sekali, jantung juga rasanya sehat, walaupun masih agak ngos-ngosan.

olah raga juga bermanfaat bikin awet muda, kulit kencang, lemak rontok, dan perasaan jadi gembira

jadi teman-teman kalo mau bahagia dan langsing, ayo olah raga

salam olahraga :)

Minggu, 24 Juni 2012

Diary Skripsi Part 3

Inisial judul skripsi saya APLGDST, isinya tentang algoritma atau perhitungan-perhitungan

Saya winda ungguliana

Saya adalah seorang mahasiswa S1 teknik elektro di sekolah tinggi teknik PLN, seperti mahasiswa kebanyakan yang ingin jadi sarjana mereka pasti buat skripsi, sama saya juga sedang proses membuat skripsi.

Proses awal sebuah skripsi melalui pertapaan dari awal kuliah sampe ke fase skripsi, kita pasti mikir, mau bahas apa ya nanti kalo kita tulis skripsi?? Pasti semua mahasiswa maunya skripsinya keliatan BARU, BEDA, dan KEREN. Sama saya juga :)

Saya dari semester lima sudah memikirkan bahasan apa yang akan saya ambil dan siapakah yang akan jadi pembimbing saya nantinya, nah mulai dari semester lima itulah saya daftar di sekertarisnya bapak djiteng marsudi untuk mendaftar sebagai mahasiswa bimbingan skripsinya, dan awalnya sayapun menetapkan untuk membahas tentang pembangkit tenaga listrik.

Pada akhir semester 7 pengumuman untuk lolos seleksi bimbingan skripsi bersama pak djiteng belum keluar juga makanya saya mulai panik, tapi beruntung di tengah kepanikan munculah pengumuman kalau saya termasuk salah satu daftar bimbingan bersama pak djiteng, memang bimbingan bersama bapak itu harus ada proses seleksi IPK dan beberapa mata kuliah krusial, karena banyak yang daftar soalnya bapak djiteng udah pakarnya listrik, mbahnya listrik dan beliau juga pernah menjabat sebagai direktur utama PLN. Hehehehe

Setelah keterima bimbingan, saya menghadap pak djiteng sebagai dosen bimbingan saya, saya langsung mengutarakan bahasan apa yang sekiranya akan saya bahas di skripsi saya, waktu itu melenceng dari pembangkit, saya mau membahas tentang motor, ini karena saya ikut kuliah pak masgunarto jadi saya tertarik membahas tentang penggunaan motor listrik, tapi setelah saya utarakan bapaknya menyarankan untuk membahas pengaturan beberapa motor dengan PLC, waaww PLC, bisa lulus matkulnya aja untung gimana mau bahas, nah saya akhirnya berbelok jadi membahas tentang algoritma penentuan letak gangguan di saluran transmisi, wah keren ya kedengerannya, sekeren perjuangan saya juga melawan ketidaksukaan saya terhadap saluran transmisi yang kompleks, tapi tetep harus semangaat dong :)

Saya ingin selesai semester ini, lancarkanlah semuanya ya اللّÙ‡ِ, teman teman juga bantu doaa yaaaa :)

Selasa, 12 Juni 2012

Diary skripsi part 2

Kalo saya bilang saya sibuk itu memang terlalu berlebihan, kegiatan saya itu cuma pergi ke kampus ngobrol-ngobrol dan mondar-mandir biar keliatan sibuk.

Saya winda ungguliana

Deadline penyerahan bab 1-3 skripsi saya tanggal 14 juni 2012, dan saya masih ribet dengan urusan ajar mengajar, hehehehehe

Mengajar adalah kesukaan saya, tapi membuat skripsipun harus menjadi hobi saya, hehehehe

Saya sering emosi jiwa kalau murid saya terutama yang kelas 7 tuh plonga plongo aja, kadang di ajarin ini ga ngerti, di ajarin itu ga ngerti, apalagi kalo diajarin matematika ga ngerti2 huhhhh, rasanya mau nabok, hehehehehe
Kadang sering tanya sama اللّÙ‡ِ
ya اللّÙ‡ِ murid macam apa iniiiii ??? Hehehehehe

Bersyukur punya murid-murid yang menyenangkan sekaligus menyebalkan, kalo ga ada mereka mungkin semester skripsi ini terasa ga berwarna warni, makanya walau sebeel tapi seneng karena tiap saya minta doaa untuk kelancaran skripsi saya ini merka ikut meng-amin-i :)

Tiap saya berdoa tak lupa saya pasti bilang sama اللّÙ‡ِ supaya selalu mempermudahkan skripsi saya ini, dan tiap ketemu orang saya selalu dan pasti minta doanya biar skripsi saya lancar

Nah...karena sering minta doaa, mungkin اللّÙ‡ِ melihat hasil ketikan saya yang belum selesai selesai sampe deadline tanggal 14 juni, اللّÙ‡ِ memang MAHA TAHU yaa, tak disangka keluarlah pengumuman di kampus, prasidang ditiadakan, wowooww keajaiban skripsi nih, ada aja yang menolong

Terima kasih اللّÙ‡ِ, orang tuaku, adik-adikku, teman-temanku, semuanya karena rela saya todong doaa kalo ketemu, bersyukur banget ga ada prasidang, dan sidangpun akan dilaksanakan bulan juli, yeyeeyy, tentu jarang sekali ada keajaiban sampai dua kali ya kan ?? Saya harus serius mengerjakan mumpung murid-murid saya liburan jadi saya bebas mengajar, horeeeeeee

Terimakasih ya semuanya :)

Baso Super >> Super Enak>> Super Besar

Siapa orang yang ga suka baso itu rugiiiiiiiiiii banget

Baso itu makanan yang biasanya berbentuk bulat, baso kesukaan saya itu yang bahan dasarnya daging sapi walaupun banyak daging kayak ikan, ayam, salmon, kepiting, dll tapi saya tetep suka yang baso sapi.
Saya winda ungguliana

Kalo makan bakso sapi ukuran bisa itu sih udah biasa tapi gimana kalo makan bakso sapi ukuran super, dulu sempet liat di trans tv ada liputan kuliner gitu makan makanan super  termasuk makan bakso super, pas liat baksonya wah gila gede banget gimana makannya itu, kalo ga salah waktu itu yang diliput bakso yang ada di daerah puncak, Wah jauh kalo dari rumah saya.

Secara ga sengaja setelah pulang dari rumah pak djiteng marsudi, saya lewat jalan raya cileduk nah saya ketemu sama “bakso super bates bapak kusnadi” , baksonya gede banget segede melon.
Saya ga mikir dua kali langsung saya beli, pas pertama tanya sama bapaknya kagetnya WOW banget harganya 50 ribu rupiah. Tapi dah terlanjur tanya jadiiiiii beli lah saya, hehehehehe

Hmmmmm rasanya enak banget, walau kuahnya agak asin tapi baksonya karena gede sekali kita tidak bisa makan sendiri, waktu itu baksonya saya bawa pulang dan saya makan bersama orang rumah dan pacar (ber-enam). Kenyang lhooooooo, recommended lah kalo misalnya mau nyobain sensasi makan ukuran besar.
Letak bakso super bates bapak kusnadi ini ada di jalan raya cileduk sebelah kanan jalan kalau kita datang dari arah tangerang dan sebelum kampus budi luhur, kios baksonya kecil dan sederhana di depan bengkel, letaknya ga jauh dari gapura pembatas antara jakarta dan tangerang.

Selamat menikmati keSUPERannya

lihat itu baksonya sama kepala saya hampir sama :)
hehehehehehe

Pengalaman kerja Pertama, sebuah kisah menjadi seorang asisten laboratorium

Pengalaman kerja memang dibutuhkan untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih kompeten dimasa depan karena ga sedikit juga perusahaan besar yang keren menuliskan syarat sudah berpengalaman kerja di persyaratan kerjanya.

Saya winda ungguliana
Kali ini saya menceritakan pengalaman kerja saya yang pertama kali dan bisa menghasilkan uang, yaitu jadi asisten laboratorium di laboratorium dasar teknik elektro STT PLN. Waktu itu tanggal 25 september 2010, tidak henti-hentinya saya bersyukur sama ALLAH karena akhirnya saya berhasil jadi asisten disalah satu laboratorium dikampus saya setelah sebelumnya pernah ikutan tes asisten juga tapi sebelum tesnya berakhir saya menyatakan tidak akan melanjutkan lagi tes di laboratorium itu karena instruktur laboratorium itu tidak profesional.

Saking senangnya jadi dapat pengumuman jadi asisten tersebut saya rasanya mau loncat-loncat, tapi tunggu dulu waktu saya diterima jadi asisten di lab itu saya senang tapi tiba-tiba pas lihat ternyata aslab perempuan yang diterima adalah saya seorang, kemanakah teman saya ? dia tidak diterima.

Untuk menunjukan rasa simpati tentu saya tidak menunjukan ekspresi berlebihan ketika diterima jadi asisten karena dulu saya pernah di kritik oleh orang yang sama tentang kebiasaan saya yang tidak melihat lingkungan sekitar dan sekarang saya pun berubah menjadi kurang ekspesif agar lebih menghormati kanan kiri saya, kalau mau ekspresif ya cukup dirumah atau dikamar, hehehehehehe

Alhamdulillah pada tanggal 28 september 2010 saya sudah jadi asisten betulan dan membantu satu kelompok praktikan yang berjumlah 3 orang di yang akan praktek modul 3 Dasar Elektronika di lab tersebut. Bodohnya hari itu, saya sangat grogi menghadapi praktikan, maklum orang baru, jadi kagok banget merangkai rangkaian listriknya, saking kagoknya saya tidak sadar salah dua dari praktikan saya adalah anak kembar dan namanya hanya beda satu huruf, jadi saya bingung ketika menerima kartu praktek dengan foto yang sama dan nama yang hampir sama, setelah saya konfirmasi ternyata mereka kembar, hehehehehehe, sangat terlihat sekali groginya.

dan sampai sekarangpun saya masih bertahan jadi asisten di laboratorium dasar teknik elektro sambil menyelesaikan skripsi saya.

Pengalaman menjadi asisten ini sangat berharga karena setiap hari kita dihadapkan untuk bertemu dengan orang baru, terus belajar dan belajar agar ilmu yang kita sampaikan bertambah, dan satu lagi untuk menjadi seorang asisten harus memiliki jiwa yang besar untuk mengatakan “maaf kakak tidak tahu alasannya” , “kita sama-sama belajar ya soalnya kakak juga tidak tahu pasti” ketika ada praktikan yang bertanya melebar tentang ini itu ketika praktek berlangsung. Ingat jadi seorang asisten juga harus pandai membawa diri jangan sampau kita terlihat bodoh dana kejam di depan praktikan karena salah salah bukan rasa hormat yang kita dapat malah cemo’oh dibelakang yang kita dapat.


Menjadi seorang asisten merupakan pengalaman yang hebat untuk saya, bertemu dengan banyak orang dikenal banyak orang, bisa berbagi ilmu dan pengalaman, mendapat banyak teman, apalagi masa skripsi ini laboratorium adalah tempat saya bersemedi mencari inspirasi untuk bahan skripsi. Maka untuk temen-teman yang masih menjadi mahasiswa aktif tidak ada salahnya kita mencoba mendaftar menjadi asisten disalah satu laboratorium di kampus karena disana kita akan mendapatkan banyak pengalaman dan akan terus dipaksa belajar.


Selasa, 05 Juni 2012

Bagaimana caranya beli paket blackberry (BB) lewat simpati ?

Terispirasi dari sifat saya yang pelupa dahsyat, kali ini saya mau sedikit cerita kenapa saya tulis artikel ini.
Di penghujung bulan kan biasanya timbul yang namanya pengeluaran bulanan, nah salah satunya beli paket BB, karena belinya sebulan sekali dan menurut saya waktu sebulan itu waktu yang terlampau lama untuk mengingat sesuatu yang kecil, misalnya nomor untuk mmembeli paket BB
Supaya ga lupa-lupa lagi saya tulis cara membeli paket BB via simpati (bukannya promo tapi karena saya memang pengguna simpati
1.    Isi pulsa dulu, kalau saya biasanya beli yang 100 ribu untuk paket BB
2.    Nah setelah beli pulsa ketik *363# di BB anda lalu tekan ok
3.    Tunggu sebentar nanti akan keluar petunjuk –petunjuk yang tinggal anda ikuti menurut petunjuknya
Sekian petunjuk dari saya semoga bermanfaat

MUSEUM TAMAN PRASASTI

sebuah museum yang hampir terlupakan di tengah kota jakarta

Jalan jalan ke museum memang salah satu kegiatan saya, dalam waktu satu bulan minimal saya mengunjungi satu museum yang ada di jakarta. Kali ini saya mau cerita tentang perjalanan saya ke museum taman prasasti.

“Saya winda ungguliana”
 
Tidak terlalu banyak yang saya ketahui tentang museum ini yang saya tahu museum ini merupakan salah satu museum yang memiliki kesan angker yang melebihi kesan angker dari semua museum yang saya pernah datangi.
 
Pertama saya memang sudah janjian dengan pacar mau pergi ke museum taman prasasti, dan akhirnya kami pergi bersama dari rumah saya sekitar jam setengah satu, jangan ditanya panasnya lagi pol pol-nya.
Kami dapat inspirasi kesana dari peta wisata jakarta yang berisikan museum museum yang ada di jakarta, dan akhirnya kami putuskan untuk mencari alamatnya lewat aplikasi map yang ada di handphone, berbekal mengikuti tanda panah yang berkedip-kedip di aplikasi map, kita sampai di museum taman prasasti.
Setelah 1.5 jam perjalanan kami sampai di museum itu, sesampainya disana kami bingung mau parkir dimana, akhirnya kami parkir di gedung sebelah museum tapi setelah kami jalan ke depan museum ternyata boleh parkir di halaman museum.
 
Dari luar museum terlihat gagah seperti gedung-gedung khas arsitektur belanda, benar saja seperti apa yang saya bayangkan museum ini tidak seperti museum lainnya, museum ini merupakan bekas makam kuno, outdoor dan nuansa yang saya tangkap sangat sendu, dingin, sepi, dan sunyi.
 
Banyak juga yang datang ke museum ini, saya melihat mulai dari sekelompok mahasiswa sampai anak-anak yang bermain bola pun ada yang main ke area ini, benar-benar pengalaman yang mengesankan. Saya bisa merenung disana, saya seperti disadarkan orang yang hidup nantinya juga akan mati sama seperti mereka yang menjadi penghuni di museum ini.
 
Sayangnya nisan nisan disana tidak begitu terawat, seharusnya kalausaja pepohonannya bisa diatur dengan baik, rumput-rumptnya bisa dirapihkan, patung-patung bisa di rawat mungkin suasana museum tidak akan se-sendu ini.
 
di depan museum

Saya dan pacar saya hanya berjalan sekitar satu jam disana berfoto sebentar lalu pulang, cukup menyenangkan untuk saya, walaupun awalnya agak kaget, namun saya dapat pengalaman baru disana, tiketnyya juga cukup murah paling mahal hanya 2000 rupiah untuk orang dewasa.
Datang saja kesana kalau ingin dapat suasana baru yang berbeda dari biasanya :D


makanan khas 33 provinsi di indonesia

karena saya hobi makan, jadi coba kita lihat makanan khas se-indonesia, ini saya dapet dari hasil muter-muter di internet lalu di rangkum jadi satu
"saya winda ungguliana"
berikut adalah makanan khas seluruh indonesia, setiap provinsi saya kasih satu contoh
yuukk mariiiiii di lihat, kalo ada yang salah-salah di maafin yaa :D

1. ACEH


Mie Aceh adalah masakan mie pedas khas Aceh di Indonesia. Mie kuning tebal dengan irisan daging sapi, daging kambing atau makanan laut (udang dan cumi) disajikan dalam sup sejenis kari yang gurih dan pedas. Mie Aceh tersedia dalam dua jenis, Mie Aceh Goreng (digoreng dan kering) dan Mie Aceh Kuah (sup). Biasanya ditaburi bawang goreng dan disajikan bersama emping, potongan bawang merah, mentimun, dan jeruk nipis. saya sudah pernah makan nih, rasanya enak, banyak bumbunya.

2. SUMATERA UTARA (MEDAN)


Bika ambon adalah sejenis penganan asal Indonesia. Terbuat dari bahan-bahan seperti telur, gula, dan santan, bika ambon umumnya dijual dengan rasa pandan, meskipun kini juga tersedia rasa-rasa lainnya seperti durian, keju, dan cokelat.
Asal-muasal bika ambon tidak diketahui dengan jelas. Walaupun namanya mengandung kata "ambon", bika ambon justru dikenal sebagai oleh-oleh khas Kota Medan, Sumatera Utara. Di Medan, Jalan Mojopahit di daerah Medan Petisah merupakan kawasan penjualan bika ambon yang paling terkenal. Di sana terdapat sedikitnya 40 toko yang menjual kue ini. bika ambon ga usah di tanya lagiii rasanya manisss, enaakk


3. SUMATERA BARAT (PADANG)

Rendang (bahasa Minang: Randang) adalah salah satu masakan tradisional Minangkabau yang menggunakan daging dan santan kelapa sebagai bahan utama dengan kandungan bumbu rempah-rempah yang kaya. Masakan dengan citarasa yang pedas ini digemari oleh seluruh kalangan masyarakat, dan dapat ditemukan di seluruh Rumah Makan Padang di Indonesia, Malaysia, ataupun di negara lainnya. Masakan ini kadang lebih dikenal dengan nama Rendang Padang, padahal rendang merupakan masakan khas Minang secara umum.
Pada tahun 2011, rendang dinobatkan sebagai hidangan peringkat pertama dalam daftar World’s 50 Most Delicious Foods (50 Hidangan Terlezat Dunia) yang digelar oleh CNN International.

4. JAMBI

Gulai Ikan Patin adalah masakan yang populer di masyarakat Jambi.Gulai ini dimasak dengan menggunakan tempoyak yaitu daging buah durian yang telah difermentasi. Tetapi ada sebagian orang yang memilih untuk mengganti tempoyak dengan santan kelapa untuk menghindari bau dan rasa tempoyak yang cukup menyengat. Selain tempoyak bumbu lain yang digunakan dalam pembuatan Gulai Ikan Patin ini adalah cabe merah, lengkuas, serai, kunyit, bawang merah dan bawang putih



5. BENGKULU

Pendap adalah makanan khas Bengkulu. Makanan ini sering diburu wisatawan sebagai oleh-oleh untuk dibawa ke daerah asal mereka, apalagi pada musim liburan Lebaran seperti saat ini.pendap terbuat dari bumbu-bumbu yang beraneka ragam, seperti bawang putih, kencur, dan cabai giling. Kemudian, bahan-bahan itu dicampur merata dengan parutan kelapa muda.


6. RIAU

Gulai Belacan salah satu masakan khas dari Riau, gulai ini dibuat dengan kuah campuran belacan atau terasi. Bahannya biasanya memakai udang atau ikan.


7. RIAU KEPULAUAN

Otak-otak adalah salah satu makanan khas di Kepulauan Riau, baik di Batam, Tanjung Pinang, maupun di Pulau Penyengat. Pokoknya dimanapun kita makan, penganan ini tidak pernah ketinggalan. Di sini terdapat dua jenis otak-otak yaitu otak-otak yang terbuat dari ikan dan dari cumi yang lebih pedas. Otak-otak ini dibungkus dengan daun kelapa yang berwarna hijau sekalian dengan lidinya, yang kemudian dibakar dengan bara api.


8. SUMATERA SELATAN (PALEMBANG)

Pempek atau Empek-empek adalah makanan khas Palembang yang terbuat dari ikan dan sagu. Sebenarnya sulit untuk mengatakan bahwa pempek pusatnya adalah Palembang karena hampir di semua daerah di Sumatera Selatan memproduksinya.
Penyajian pempek ditemani oleh saus berwarna hitam kecoklat-coklatan yang disebut cuka atau cuko (bahasa Palembang). Cuko dibuat dari air yang dididihkan, kemudian ditambah gula merah, udang ebi dan cabe rawit tumbuk, bawang putih, dan garam. Bagi masyarakat asli Palembang, cuko dari dulu dibuat pedas untuk menambah nafsu makan. Namun seiring masuknya pendatang dari luar pulau Sumatera maka saat ini banyak ditemukan cuko dengan rasa manis bagi yang tidak menyukai pedas. Cuko dapat melindungi gigi dari karies (kerusakan lapisan email dan dentin). Karena dalam satu liter larutan kuah pempek biasanya terdapat 9-13 ppm fluor. satu pelengkap dalam menyantap makanan berasa khas ini adalah irisan dadu timun segar dan mie kuning.


9. BANGKA BELITUNG

Mie atau mi Bangka adalah salah satu dari sekian banyak ciri khas masyarakat pulau bangka, terbuat dari mie basah (kuning) biasa yang disiram dengan kuah berbumbu yang biasanya terbuah dari ikan, udang, cumi, atau kepiting. dan seringkali ditambahi dengan toge atau kecambah, mentimun atau timun, dan kerupuk, lezat bila dihidangkan waktu masih panas, dan ditambahi rasa pedas dari cabe.



10. LAMPUNG

Seruit adalah makanan khas provinsi Lampung, Indonesia, yaitu masakan ikan yang digoreng atau dibakar dicampur sambel terasi, tempoyak (olahan durian) atau mangga. Jenis ikan adalah besarnya ikan sungai seperti belide, baung, layis dll, ditambah lalapan. Sedangkan minumannya adalah serbat, terbuat dari jus buah mangga kwini. Di toko-toko makanan dan oleh-oleh, juga terdapat makanan khas yaitu sambel Lampung, lempok (dodol), keripik pisang, kerupuk kemplang, manisan dll.



11. BANTEN

Sate bandeng merupakan makanan khas Banten. Berbeda dengan ikan bandeng biasa, daging sate bandeng empuk dan tidak bertulang. Karena kekhasannya, sate bandeng menjadi oleh-oleh dari Banten.
Banten adalah propinsi yang paling muda di Pulau Jawa. Sebelumnya, Banten merupakan bagian dari propinsi Jawa Barat.



12. JAKARTA

Kerak telor adalah makanan asli daerah Jakarta (Betawi), dengan bahan-bahan beras ketan putih, telur ayam, ebi (udang kering yang diasinkan) yang disangrai kering ditambah bawang merah goreng, lalu diberi bumbu yang dihaluskan berupa kelapa sangrai, cabai merah, kencur, jahe, merica butiran, garam dan gula pasir.




13. JAWA BARAT (BANDUNG)

Serabi kadang disebut srabi atau surabi merupakan salah satu makanan ringan atau jajanan pasar yang berasal dari Indonesia. Serabi serupa dengan pancake (pannekoek atau pannenkoek) namun terbuat dari tepung beras (bukan tepung terigu) dan diberi kuah cair yang manis (biasanya dari gula kelapa). Kuah ini bervariasi menurut daerah di Indonesia. Daerah yang terkenal dengan kue serabinya adalah Jakarta, Bandung, Solo, Pekalongan dan Purwokerto yang masing-masing memiliki keunikan tersendiri. Ada juga surabi Arab yang terkenal karena keunikannya yang terdapat di kota bogor.


14. JAWA TENGAH (SEMARANG)

Lumpia semarang adalah makanan semacam rollade yang berisi rebung, telur, dan daging ayam atau udang. Cita rasa lumpia semarang adalah perpaduan rasa antara Tionghoa dan Indonesia karena pertama kali dibuat oleh seorang keturunan Tionghoa yang menikah dengan orang Indonesia dan menetap di Semarang, Jawa Tengah. Makanan ini mulai dijajakan dan dikenal di Semarang ketika pesta olahraga GANEFO diselenggarakan pada masa pemerintahan Presiden Soekarno.


15. DI YOGYAKARTA

Gudeg (bahasa Jawa gudheg) adalah makanan khas Yogyakarta dan Jawa Tengah yang terbuat dari nangka muda yang dimasak dengan santan. Perlu waktu berjam-jam untuk membuat masakan ini. Warna coklat biasanya dihasilkan oleh daun jati yang dimasak bersamaan. Gudeg dimakan dengan nasi dan disajikan dengan kuah santan kental (areh), ayam kampung, telur, tahu dan sambal goreng krecek.



16. JAWA TIMUR (SURABAYA)

Rujak cingur adalah salah satu makanan tradisional yang mudah ditemukan di daerah Jawa Timur, terutama daerah asalnya Surabaya. Dalam bahasa Jawa kata "cingur" berarti "mulut", hal ini merujuk pada bahan irisan mulut atau moncong sapi yang direbus dan dicampurkan ke dalam hidangan. Rujak cingur biasanya terdiri dari irisan beberapa jenis buah-buahan seperti ketimun, krai (sejenis ketimun khas Jawa Timur),bengkoang, mangga muda, nanas, kedondong dan ditambah lontong, tahu, tempe, bendoyo dan cingur serta sayuran-sayuran seperti kecambah/tauge, kangkung dan kacang panjang. Semua bahan tadi dicampur dengan saus atau bumbu yang terbuat dari olahan petis udang, air matang untuk sedikit mengencerkan, gula/gula merah, cabai, kacang tanah yang digoreng, bawang goreng, garam dan irisan tipis-tipis pisang biji hijau yang masih muda (pisang klutuk). Semua saus/bumbu dicampur dengan cara diuleg, itu sebabnya rujak cingur juga sering disebut rujak uleg.


17. BALI

Ayam Betutu adalah lauk yang terbuat dari ayam yang utuh yang berisi bumbu, kemudian dipanggang dalam api sekam. Betutu ini telah dikenal di seluruh kabupaten di Bali. Salah satu produsen betutu adalah desa Melinggih, kecamatam payangan kabupaten Gianyar. Ayam betutu juga merupakan makanan khas Gilimanuk. Betutu digunakan sebagai sajian pada upacara keagamaan dan upacara adat serta sebagai hidangan dan di jual. Konsumennya tidak hanya masyarakat Bali tapi juga tamu manca negara yang datang ke Bali, khususnya pada tempat-tempat tertentu seperti di hotel dan rumah makan/restoran. Betutu tidak tahan disimpan lama.


18. NUSA TENGGARA BARAT

Ayam Taliwang adalah makanan khas Lombok, Nusa Tenggara Barat yang berbahan dasar ayam yang disajikan bersama bumbu-bumbunya berupa cabai merah kering, bawang merah, bawang putih, tomat merah, terasi goreng, kencur, gula Jawa, dan garam. Biasanya disajikan bersama makanan khas Lombok lainnya seperti Plecing kangkung.


19. NUSA TENGGARA TIMUR
        
Catemak jagung adalah makanan khas Nusa Tenggara Timur. Catemak jagung adalah makanan penutup yang terbuat dari jagung, labu lilin, dan kacang hijau yang dimasak dengan bumbu masak penyedap rasa. Tidak seperti warnanya yang manis seperti kolak, catemak rasanya asin


20.KALIMANTAN BARAT

Bubur Pedas Sambas adalah makan khas dari wilayah sambas di Kalimantan Barat. Meski nama makanan khas tersebut berbanderol kata “pedas” yang akan membuat pencinta kuliner yang tidak suka rasa pedas bergidik ngeri, saat disuguhkan pasti akan minta tambah lagi. Karena, bubur pedas adalah bubur yang terbuat dari campuran sayur mayur dan saat diolah tidak ada dicampurkan bahan cabai sedikitpun.


21. KALIMANTAN SELATAN

Soto Banjar adalah soto khas suku Banjar, Kalimantan Selatan dengan bahan utama ayam dan beraroma harum rempah-rempah seperti kayu manis, biji pala, dan cengkeh. Soto berisi daging ayam yang sudah disuwir-suwir, dengan tambahan perkedel atau kentang rebus, rebusan telur, dan ketupat.
Seperti halnya soto ayam, bumbu Soto Banjar berupa bawang merah, bawang putih dan merica, tapi tidak memakai kunyit. Bumbu ditumis lebih dulu dengan sedikit minyak goreng atau minyak samin hingga harum sebelum dimasukkan ke dalam kuah rebusan ayam. Rempah-rempah nantinya diangkat agar tidak ikut masuk ke dalam mangkuk sewaktu dihidangkan.



22. KALIMANTAN TENGAH

juhu singkah adalah makanan khas masyarakat Dayak, Kalimantan Tengah, yang sangat lezat. Makanan ini bisa dijumpai di Kota Palangkaraya, Kalteng. Makanan yang terbuat dari umbut rotan ini lebih lezat bila dipadukan dengan ikan betok. Umbut rotan diperoleh warga dengan mencarinya di sekitar hutan tempat mereka tinggal.


23. KALIMANTAN TIMUR

Ayam Cincane adalah salah satu kuliner andalan di kota Samarinda. Biasanya, kuliner ini dijadikan hidangan utama ketika masyarakat Samarinda menyelanggarakan pesta pernikahan atau acara menyambut tamu kehormatan. Ketika sedang berwisata kuliner ke kota Samarinda, menu Ayam Cincane dapat dijumpai di beberapa kedai ataupun rumah makan. Daging ayam kampung yang disajikan bersama bumbu berwarna kemerahan menjadi ciri khas tersendiri dari Ayam Cincane.



24. SULAWESI SELATAN

Sup Konro adalah masakan sup iga sapi khas Indonesia yang berasal dari tradisi Bugis dan Makassar. Sup ini biasanya dibuat dengan bahan iga sapi atau daging sapi. Masakan berkuah warna coklat kehitaman ini biasa dimakan dengan ketupat kecil yang dipotong-potong terlebih dahulu. Warna gelap ini berasal dari buah kluwek yang memang berwarna hitam. Bumbunya relatif "kuat" akibat digunakannya ketumbar.


25. SULAWESI TENGAH (Palu)

Sup Ikan Jantung Pisang adalah makanan khas sulawesi tengah, Tepatnya di kota Palu. Makanan dengan cita rasa yang asam pedas yang segar ini, menggunakan ikan kakap sebagai bahan utama.





26. SULAWESI TENGGARA

lapa-lapa adalah makanan khas sulawesi tenggara, lapa-lapa mempunyai rasa yang guri dan enak, apalagi dikonsumsi dengan ikan kaholeonarore (ikan asin) semakin menambah selerah makan.
kuliner ini jika di jawa mungkin lebih di kenal dengan lepet / lepat,tetapai cara memasak lapa-lapa berbeda dengan lepet/ lepat karena jika lapa-lapa berasnya dimasak bersama-sama santan, sampai setengah matang lalu diangkat. Kemudian didinginkan, dan selanjutnya dibungkus dengan bale (janur). Setelah itu direbus kembali sampai matang. Supaya rasanya lebih guri, lapa-lapanya dikukus agak lama.


27. GORONTALO

Binte Biluhuta adalah makanan khas Gorontalo. Makanan ini biasa juga disebut dengan milu siram, karena terbuat dari milu (bahasa setempat berarti jajung).
Makanan ini terbuat dari jagung manis pipilan ini bisa kita dapatkan di mana-mana di Gorontalo. Berdasarkan tradisi makanan khas inilah sehingga Gubernur pertama Gorontalo, Fadel Muhammad mengembangkan budidaya jagung di daerah ini.
Makanan ini terbuat dari jagung, udang, kelapa setengah tua, belimbing sayur, daun bawang, daun kemangi, bawang merah, jeruk nipis.


28. SULAWESI UTARA

Tinutuan atau Bubur Manado adalah makanan khas Indonesia dari Manado,Sulawesi Utara. Ada juga yang mengatakan tinutuan adalah makanan khas Minahasa,Sulawesi Utara. Tinutuan merupakan campuran berbagai macam sayuran, tidak mengandung daging, sehingga makanan ini bisa menjadi makanan pergaulan antar kelompok masyarakat di Manado. Tinutuan biasanya disajikan untuk sarapan pagi beserta berbagai pelengkap hidangannya.



29. MALUKU

Ikan asar adalah ikan cakalang atau tongkol yang dipanggang dengan asap. Biasanya panganan ini dijajakan di pinggir jalan ataupun di pasar-pasar Kota Ambon dan banyak pada sore hari.

Di kota Ambon, tidak sulit untuk mencari makanan ini, Anda cukup berjalan menuju kawasan Galala dan pasar PLTD akan ditemukan banyak berjejer kios pedagang yang memajang daganganya dengan berbagai jenis ikan asap dengan berbagai ukuran dan jenisnya dengan harga yang murah,hanya dengan 25.000 kita sudah dapat membawa pulang ikan asar nan lezat.



30. MALUKU UTARA (Ternate)

gohu ikan adalah Salah satu masakan khas Ternate. Penyebutannya harus lengkap: gohu ikan. Soalnya, kalau hanya disebut gohu, maka artinya adalah rujak pepaya muda yang juga populer di Sulawesi Utara. Gohu ikan khas Ternate dibuat dari ikan tuna mentah. Tidak heran bila banyak orang menyebutnya sebagai sashimi Ternate.


31. PAPUA BARAT

Sesuai dengan namanya, Ikan Bakar Manokwari adalah makanan khas Manokwari, Papua. Tidak seperti ikan bakar yang biasa kita temui di kebanyakan warung ataupun rumah makan, ikan bakar ini memiliki rasa khas yang bisa membuat lidah bergoyang karena tambahan sambal khas Papua yang disiramkan di atasnya. Ikan yang biasa dijadikan bahan masakan ini adalah ikan tongkol.


32. PAPUA TIMUR

Papeda atau bubur sagu, merupakan makanan pokok masyarakat Maluku dan Papua. Makanan ini terdapat di hampir semua daerah di Maluku dan Papua.
Papeda dibuat dari tepung sagu. Pembuatnya para penduduk di pedalaman Papua. Tepung sagu dibuat dengan cara menokok batang sagu. Pohon yang bagus untuk dibuat sagu adalah pohon yang berumur antara tiga hingga lima tahun.
Mula-mula pokok sagu dipotong. Lalu bonggolnya diperas hingga sari patinya keluar. Dari sari pati ini diperoleh tepung sagu murni yang siap diolah. Tepung sagu kemudian disimpan di dalam alat yang disebut tumang.
Papeda biasanya disantap bersama kuah kuning, yang terbuat dari ikan tongkol atau ikan mubara dan dibumbui kunyit dan jeruk nipis.


33. PAPUA TENGAH

Kue Sagu atau Bagea adalah kue yang berasal dari papua, bahan dasar pembuatan kue ini adalah tepung sagu. Kue sagu ini agak keras saat digigit tetapi kalau sudah ada di dalam mulut atau di celup ke air akan cepat lunak/ lembek.